Jumat, 26 Februari 2016

Tips Lolos Masuk ke SMP/SMA/SMK Negeri Favorit


1. Strategi pertama dimulai dengan hal yang ringan tetapi harus dilakukan secara konstan/konsisten yaitu dengan NIAT untuk bisa Lolos SMP/SMA/SMK Negeri Favorit. Karena dengan niat yang sungguh-sungguh yang mendasaari biasanya kita akan termotivasi dan timbul keinginan untuk menggapai target yaitu untuk lolos ke SMP/SMA/SMK Negeri favorit.
2. Karena terdapat peraturan baru dari DIKNAS tentang memilih sekolah SMP/SMA/SMK Negeri di cakupan daerah wilayah asalnya, sebaiknya siswa harus mentaati peraturan tersebut untuk menghindari pendepakan ke sekolah swasta.
3. Sebaiknya mengenal kualitas SMP/SMA/SMK Negeri Favorit (bagaimana lingkungan sekolah, kualitas tenaga pengajar, kualitas pendidikan dahulu dengan cara mengumpulkan informasi melalui mendatangi sekolah tersebut atau mencari referensi lain di kerabat yang pernah sekolah di solah tersebut atau mengunjungi web sekolah tersebut bila ada, apabila tidak tersedia, dapat googling) untuk menghindari kejadian “salah pilih sekolah”.
4. Kenali sainganmu dengan mengikuti try out akbar se kota atau try out dari DIKNAS/LBB ternama, di situ siswa dapat mengetahui bahwa dia ada peringkat keberapa dan apakah ada peluang kemungkinan untuk bisa lolos ke Lolos SMP/SMA/SMK Negeri Favorit yang dituju.
5. Cari tahu bagaimana peluang untuk dapat masuk SMP/SMA/SMK Negeri Favorit tersebut dengan megetahui tentang jumlah bangku kosong/pagu yang tersedia dalam Lolos SMP/SMA/SMK Negeri Favorit tersebut beserta berapa banyak peminat dan daya saingnya, jangan sampai siswa sudah terlanjur memilih suatu sekolah negeri tapi kenyataanya pagu/bangku kosong malah sudah penuh dan akhirnya terdepak ke sekolah lain.


6. Ikuti dan pantau perkembangan jumlah saingan di internet agar dapat mengambil ancang-ancang untuk merubah tujuan sekolah apabila ternyata nilai UNAS tidak memungkinkan lagi untuk dapat masuk ke sekolah negeri tujuan. (biasanya dapat mengakses situs dari DIKNAS)
7. Jangan tergesa-gesa dalam mendaftarkan di pendaftaran online, tunggu perkembangan terkini saja, pantau terus nilai dan passing grade saingan, daftarkan agak akhir, tetapi juga jangan terlalu mendekati akhir batas pendaftaran apalagi jangan sampai mendaftarkan beberapa menit sebelum penutupan pendaftaran online, hal tersebut beresiko buruk karena dikhawatirkan akan terjadinya kemungkinan terburuk dalam pendaftaran online, yaitu gangguan akses jaringan

8. Susun dan rencanakanlah pilihan sekolah negeri tujuan dengan benar dan matang, pilih sekolah yang paling ingin dituju di urutan pertama, kemudian pilihan sekolah negeri cadangan yang benar-benar sekiranya dapat memungkinkan adanya peluang passing grade untuk dapat lolos di urutan kedua, kemudian memilih sekolah yang memiliki passing grade agak rendah di urutan yang ketiga.


9. Pastikan telah mengetahui benar rata-rata nilai UNAS saingan yang telah masuk dalam sekolah negeri tujuan, jangan memaksakan diri untuk tetap memasuki passing grade disekolah negeri tujuan untuk menghindari ketidak lolosan.
10. Apabila usahamu gagal :
Dalam tahap ini, apabila mengalami kegagalan dalam Lolos SMP/SMA/SMK Negeri Favorit, janga putus asa dan menyerah dulu karena masih ada jalan lain yaitu dengan “membeli bangku kosong/pagu lewat jalur belakang” (cara ini sebenarnya “disensor”/tidak pantas apabila dipublikasikan, namun secara tidak munafik, toh beberapa sekolah negeri favorit secara terselubung memang menjualnya) dengan cara membayar sejumlah uang tertentu kepada pihak sekolah tersebut. (catatan: maaf kepada pihak-pihak tertentu apabila saya terlalu menuliskan hal yang terlalu vulgar, tapi kan setiap orang mempunyai hak toh dinegara yang demokratis ini ^_^).

Jumat, 12 Februari 2016

Tips Sukses UN (Ujian Nasional) tahun 2016

UN 2016 Beda dengan UN Sebelumnya

Apakah tahun ini kamu sedang duduk di tahun terakhir SMA. MA, SMK, MTs atau SMP? Itu artinya tahun 2016 ini kamu akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2015/2016. Ada beberapa perbedaan antara UN 2016 dengan UN pada tahun-tahun sebelumnya. Dan, ini tentunya harus menjadi perhatian kamu agar nanti mendapatkan kesuksesan saat mengikutinya. Beberapa tips berikut mungkin dapat membantumu.

UN (Ujian Nasional) tahun pelajaran 2015/2016 akan menggunakan irisan bahan pelajaran antara Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013. Materi-materi masuk dan menjadi bahan ujian hanyalah materi pelajaran yang telah dipelajari oleh semua siswa berdasarkan irisan Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013 tersebut.

Selain itu, format kisi-kisi UN 2016 ini pun berbeda dengan format kisi-kisi UN tahun 2015 atau tahun sebelumnya karena memuat level kognitif. Jadi sangat penting bagi kamu untuk mendownload kisi-kisi yang telah dipublikasikan oleh pemerintah atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Kisi-kisi UN untuk semua jenjang tentang diterbitkan oleh BSNP pada akhir Desember 2015 lalu.


Tips Suskes UN (Ujian Nasional) 2016

Baiklah, berikut beberapa tips agar kamu sukses dalam UN 2016 mendatang:

  • Miliki segera kisi-kisi UN 2016 sesuai dengan jenjang pendidikanmu (SMP, SMA/MA, SMK, Program Paket B, atau Program Paket C). Download kisi-kisi tersebut melalui link yang diberikan di atas.
  • Pelajari dan pahami maksud dari kisi-kisi UN 2016. Kamu boleh bertanya kepada gurumu, jika tidak memahaminya dengan baik.
  • Kumpulkan bahan-bahan untuk belajar mulai dari sekarang. Kumpulkan buku-buku yang diperlukan, contoh-contoh latihan soal Un, dan sejenisnya untuk bahan belajarmu.
  • Atur waktumu sedemikian rupa sehingga kamu dapat menyisihkan waktu untuk belajar materi UN 2016, tanpa mengesampingkan waktu belajar untuk mata pelajaran lain, tugas-tugas dan PR rutin, dan waktu bermain atau bersantaimu. 
  • Jangan sekali-kali menunda belajar dan mengumpulkan bahan sehingga semuanya menjadi berlarut-larut. Ingatlah bahwa waktu adalah sumber daya terbatas yang kamu miliki. Untuk SMA/MA/SMK masih ada waktu sekitar 4 bulan lagi untuk mempersiapkan diri mengikuti UN 2016, sementara untuk tingkat SMP/MTs masih ada waktu 5 bulan lagi. Walaupun demikian, tanpa terasa waktu akan terus berkurang dan kamu harus membagi-bagi waktu yang tersedia itu untuk mempelajari kembali semua materi Ujian Nasional 2016 yang bejibun itu.
  • Percayalah bahwa semua orang akan mampu menghadapi UN 2016 dengan baik, asalkan berusaha sungguh-sungguh. Belajar sepenuh hati, berdoa, dan tetap disiplin menjalankan agenda belajarmu. 
  • Dengan rasa percaya diri yang kamu miliki, kamu harus berjuang untuk masa depanmu. Walaun UN 2016 tidak menentukan kelulusan dan dapat diulang pada tahun berikutnya bila kamu tidak puas dengan nilai yang diperoleh, akan tetapi, lebih baik kamu mulai dari sekarang untuk mempersiapkan diri. Sangat penting agar kamu tidak punya niat untuk curang, culas, mencontek, membeli paket kunci jawaban dan sebagainya yang selalu menjadi isu negatif selama pelaksanaan UN beberapa tahun belakangan. Percayalah bahwa nilai UN yang murni hasil kemampuan kamu dalam belajar jauh lebih baik daripada nilai yang diperoleh dengan cara-cara tidak baik.
  • Kamu punya kebiasaan yang tidak produktif dan tidak penting dan menghabiskan banyak waktu untuk itu? Bingung? Gini, jangan terlalu banyak nonton acara TV yang tidak bermutu, macam sinetron alay, atau kartun. Boleh sih nonton beberapa, tapi pilih yang paling kamu suka saja dan bagus. Jangan melulu duduk di depan TV atau online hampir berjam-jam di media online. Belajarlah mengurangi kebiasaan tidak produktif ini, lalu gantilah dengan belajar atau membaca buku. Intinya perbanyak durasi belajarmu dari biasa, dan kurangi durasi kebiasaan atau kegiatan yang kurang bermanfaat. Ini untuk masa depan kamu juga.
  • Kalau sedang belajar, buat catatan tentang apa yang telah kamu pelajari. Walapun bentuknya hanya coretan-coretan kecil di kertas-kertas bekas. Kumpulkan saja, lalu bendel jadi bagian-bagian (jilid) berdasarkan pokok bahasan atau mata pelajaran.
  • Buat matriks (tabel) berdasarkan kisi-kisi UN 2016 untuk menandai materi-materi yang telah dipelajari, akan dipelajari dan sedang dipelajari.
  • Jika kamu punya teman yang menurut kamu cocok untuk diajak belajar bersama, maka bentuklah sebuah kelompok belajar. Tapi ingat ini adalah kelompok belajar, bukan kelompok untuk ngrumpi atau bermain-main dan arah belajarmu justru menjadi tak jelas dan tak tertarget. Pandai-pandailah memilih kawan untuk kebaikanmu sendiri. 
  • Jagalah selalu kesehatan, walaupun kamu menambah jam belajar, itu bukan berarti kamu harus mengurangi waktu istirahat. Yang harus dikurangi itu adalah waktu yang digunakan untuk kegiatan yang tidak produktif seperti jalan-jalan, nonton TV, facebookan, atau BBM-an.
  • Pelajari materi UN 2016 secara mandiri, jika kesulitan, tanyakan pada guru saat belajar di sekolah, atau boleh juga jika kamu mengikuti les dan bimbingan belajar, tanyakan pada pengajarnya.
Demikian beberapa tips yang dapat kami berikan, semoga dengan UN 2016 yang beda dengan UN tahun-tahun sebelumnya, kamu justru mendapat kesuksesan dengan meraih nilai yang bagus melalui kemampuan dan usaha yang kamu miliki, tanpa harus berlaku curang atau perilaku tidak terpuji lainnya yang mencoreng hasil Ujian Nasional kamu sehingga menjadi tidak bermakna apa-apa buat kamu.


Sumber' novehasanah.blogspot.co.id